Jangkang Benua, 11 November 2025
Dalam upaya meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air bersih bagi masyarakat, PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau bersama ASPARANI (Asosiasi Pengelola Air Minum Nasional Indonesia) menggelar Konsolidasi Publik di Balai Sebut, Kecamatan Jangkang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan manajemen PDAM Sanggau, Ketua ASPARANI Kabupaten Sanggau, pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok pelanggan dan warga penerima manfaat. Agenda utama konsolidasi ini adalah membahas pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan rencana peningkatan akses air bersih di wilayah Kecamatan Jangkang dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, perwakilan PDAM Sanggau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PDAM untuk terus berbenah dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengembangan layanan.
“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan memastikan sistem SPAM yang dibangun benar-benar berfungsi optimal, sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar perwakilan PDAM.
Sementara itu, Ketua ASPARANI, menegaskan pentingnya sinergi antara PDAM, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sistem air bersih yang telah dibangun.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Agar SPAM berjalan efektif, diperlukan pengelolaan bersama, pemeliharaan rutin, serta komitmen masyarakat untuk menggunakan dan menjaga sarana yang ada,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, warga dan perwakilan desa juga menyampaikan berbagai masukan terkait distribusi air, kualitas layanan, serta upaya perbaikan jaringan pipa dan tandon air. PDAM mencatat seluruh aspirasi tersebut sebagai bahan evaluasi dan perencanaan tindak lanjut di lapangan.
Pemerintah Kecamatan Jangkang yang turut hadir mengapresiasi langkah PDAM dan ASPARANI dalam melakukan konsolidasi terbuka bersama masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama lintas pihak untuk mempercepat terwujudnya pelayanan air bersih yang merata dan berkelanjutan di seluruh desa di wilayah Jangkang.
Kegiatan ditutup dengan diskusi teknis dan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) antara PDAM, ASPARANI, dan pemerintah desa terkait peningkatan efisiensi operasional SPAM serta pemetaan titik-titik prioritas yang memerlukan penanganan segera.